Memilih lilin yang tepat adalah dasar dari proses pengecoran lilin hilang yang sukses. Tergantung pada tujuan desain Anda—apakah Anda mengukir detail rumit secara manual atau menggunakan mesin pengecoran sentrifugal—"kekerasan" lilin adalah faktor terpenting Anda.
1. Lilin Hijau (Keras)
Lilin hijau adalah standar industri untuk pengukiran presisi tinggi. Karena merupakan jenis yang paling keras, lilin ini dapat diparut dan bahkan diproses dengan mesin tanpa menyumbat alat Anda. Ini ideal untuk desain dengan tepi tajam atau filigri halus.
2. Lilin Ungu (Sedang)
Lilin ungu menawarkan keseimbangan antara fleksibilitas dan kemudahan pengukiran. Lilin ini sedikit lebih "lunak" dibandingkan lilin hijau, sehingga sangat cocok untuk desain perhiasan serbaguna seperti cincin dasar atau liontin yang memerlukan pengukiran dan sedikit pembengkokan.
3. Lilin Biru (Reguler/Lunak)
Lilin biru sangat fleksibel. Lilin ini paling baik digunakan untuk desain yang memerlukan sedikit kelenturan atau untuk pengerjaan kawat lilin. Meskipun lebih sulit mengukir detail halus pada lilin biru dibandingkan lilin hijau, lilin ini jauh lebih kecil kemungkinannya patah jika terjatuh atau mendapat tekanan.
Tips Profesional untuk Pelanggan SyzJewelry: Saat bekerja dengan setting semi-mount kami, kami menyarankan menggunakan Lilin Hijau untuk model awal agar ukuran cakar tetap tepat selama proses pemasangan.